Golden Gate School Makassar Ajak Siswa Belajar di Alam Lewat Outing Class di Pantai Panrangluhu, Bulukumba

Bulukumba, 29–30 November 2025 — Sebanyak 70 siswa-siswi SMAS Golden Gate School Makassar mengikuti kegiatan Outing Class di Pantai Panrangluhu, Bulukumba, yang menjadi pengalaman belajar luar kelas penuh makna. Kegiatan ini menggabungkan unsur pendidikan, penelitian, dan kepedulian lingkungan dalam satu rangkaian pembelajaran kontekstual.

Melalui kegiatan bertema “Exploring Marine Life and Local Innovation”, para siswa diajak untuk:

  • Meneliti proses budidaya rumput laut serta mengamati cara pengolahan produk turunannya. Kegiatan ini membuka wawasan siswa mengenai peluang inovasi dari sisi biologi dan ekonomi.
  • Mengamati biota laut sebagai bagian dari studi tentang kekayaan ekosistem laut dan kaitannya dengan perubahan iklim.
  • Melihat peluang bisnis di kawasan wisata, di mana siswa melakukan wawancara langsung dengan warga lokal untuk memahami potensi ekonomi daerah sekaligus berlatih berpikir kritis dan inovatif.
  • Menyaksikan proses pembuatan kapal Phinisi, sebagai warisan budaya maritim khas Sulawesi Selatan yang sarat nilai tradisi dan keterampilan.
  • Melaksanakan aksi peduli lingkungan dengan kegiatan bersih-bersih pantai serta mengajak masyarakat pesisir untuk menjaga kebersihan lingkungan demi kelestarian laut.

Kegiatan ini menjadi momen penting bagi para siswa untuk mengalami pembelajaran secara langsung di lapangan, berinteraksi dengan masyarakat, serta bekerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan proyek yang diberikan oleh guru pembimbing.

Kepala Sekolah Golden Gate School menyampaikan bahwa outing class ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam menghadirkan pembelajaran holistik dan kontekstual, yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pada karakter, kepedulian sosial, dan wawasan global.

” Jadi outing class ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam menghadirkan pembelajaran holistik dan kontekstual, jadi kita tidak boleh hanya fokus ke akademik saja, kita harus bisa membentuk karakter siswa, mengajak untuk peduli terhadap lingkungan sosial, serta yang paling penting adalah wawasan global.” Tuturnya

Dengan kegiatan ini, siswa diharapkan dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan, memahami potensi daerah, serta mengembangkan ide-ide inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat dan masa depan mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *